INTEGRITAS KEARIFAN LOKAL BUDAYA MASYARAKAT ACEH DALAM TRADISI PEUSIJUK

Authors

  • Nana Noviana Universitas Syiahkuala Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.51804/deskovi.v1i1.283

Keywords:

adat istiadat, integritas, peusijuk

Abstract

Budaya merupakan suatu proses yang dinamis serta memiliki nilai-nilai dan norma-norma kehidupan yang berlaku dalam tata cara pergaulan masyarakat tertentu. Dari budaya tersebut maka terciptalah ragam kebiasaan masyarakat, diantaranya bahasa daerah, kesenian tari, musik, dan upacara adat, semua ini adalah hasil dari bagian budaya. Penelitian ini berjudul “ Integritas kearifan lokal budaya masyarakat Aceh dalam tradisi peusijuek . Peusijuek mengandung nilai-nilai agama yang sangat filosofis sehingga peusijuek dianggap sangat sakral dan mesti dilakukan pada kegiatan-kegiatan yang diyakini perlu adanya peusijuek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tradisi peusijuek dalam budaya masyarakat Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode sejarah sebagai metode penelitian yang umum digunakan untuk hal-hal sejarah yaitu berupa studi kepustakaan dan pengalaman empiris. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder dan teknik observasi partisipan. Teknik analisis data adalah verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah tradisi Peusijuek merupakan salah satu tradisi adat masyarakat Aceh yang telah berasimilasi dengan ajaran Islam, sehingga masih dipertahankan sampai saat ini. Di antara unsur yang telah diubah adalah mantra-mantra yang digunakan dalam prosesi peusijuek telah diganti dengan doa-doa yang berbahasa Arab. Dalam pelaksanaan peusijuk ini ada tiga hal yang paling penting yaitu, perangkat alat serta bahan peusijuek, gerakan atau langkah-langkah dan do’a.

Culture is a dynamic process and has the values and norms of life that apply in certain social relations procedures. From this culture, a variety of community habits are created, including regional languages, dance, music, and traditional ceremonies, all of these are the result of the cultural part. This research is titled The integrity of the local wisdom of the culture of Aceh people in the tradition of Peusijuek. Peusijuek contains very philosophical religious values so that the peusijuek is considered very sacred and must be carried out in activities that are believed to peusijuek. The purpose of this study was to find out the tradition of peusijuek in the culture of West Aceh society. This study uses historical methods as a research method that is commonly used for historical matters in literature studies and empirical experience. The technique of collecting data uses secondary data and participant observation techniques. Data analysis techniques are verification and conclusion. The results of this study are that the Peusijuek tradition is one of the traditional traditions of the Aceh people who have been assimilated with Islamic teachings, so that it is still maintained today. Among the elements that have been changed are the mantras used in the peusijuek procession have been replaced with Arabic-language prayers. In the implementation of this peusijuk there are three most important things, namely, the device and the material for peusijuek, movements or steps and prayers.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, F. (2013). Identitas Aceh Dalam Perspektif Syariat dan Adat. Banda Aceh: Badan Arsip Perpustakaan Aceh.

Dhuhri, S. (2009). Peusjuek: sebuah Tradisi Ritual sosial Masyarakat Pasee dalam Perspektif Tradisionalis dan Reformis. In International: The 3rd Internationsal Conference On Development of Aceh (ICDA-) (pp. 636–638).

Lhokseumawe: Unimal Press.

Endraswara, S. (2007). Metodologi Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ismail, B. (2003). Mesjid dan Adat Meunasah sebagai Sumber Energi Budaya Aceh, Jurnal diterbitkan. Banda Aceh: Gua Hira.

Izzatur, R. (2015). Pengertian Empiris dan Contohnya. Retrieved from www.definisimenurutparaahli.com/pengertian-empiris-dan-contohnya

Kurdi, M. (2011). Filosofi Peusijuek dalam Masyarakat Aceh. Retrieved from http://muliadikurdi.com

Marzuki. (2011). Tradisi Peusijuk dalam Masyarakat Aceh : Integritas Nilai-Nilai Agama dan Budaya. Jurnal El-Harakah UIN Malang.

Sartini. (2004). Menggali Kearifan Lokal Nusantara Sebuah Kajian Filsafat. Jurnal Filsafat, 111–120.

Sugiono. (2012). Pengertian Empiris Dan Contohnya. Retrieved from www.definisimenurutparaahli.com/pengertian-empiris-dan-contohnya

Wibowo, A. B. (2013). Peusijuek dalam Masyarakat Aceh. Retrieved from http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbaceh/2013/12/19/peusijuek-dalam-masyarakat-aceh/#respond

Downloads

Published

2019-12-01

How to Cite

Noviana, N. (2019). INTEGRITAS KEARIFAN LOKAL BUDAYA MASYARAKAT ACEH DALAM TRADISI PEUSIJUK. DESKOVI : Art and Design Journal, 1(1), 29–34. https://doi.org/10.51804/deskovi.v1i1.283