PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA PADA PT. SETYA WARDHANA SEJAHTERA SUMENEP

Nuning Dewi

Abstract


Organisasi adalah suatu sistem yang terdiri dari pola aktivitas kerjasama yang
dilakukan secara teratur dan berulang-ulang oleh sekelompok orang. Orang yang ada di
dalam oraganisasi berinteraksi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan yang
ditetapkan oleh organisasi (Indriyo, I Nyoman, Sudito, 1997:1).
PT. Setya Wardhana Sejahtera adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang
properti. Dimana dalam PT. Setya Wardhana Sejahtera diperlukan sumber daya manusia
yang saling kerjasama. Agar tercipta kerjasama yang kondusif dalam organisasi
diperlukan semangat kerja. Pendapat yang dikemukakan oleh Wursanto (1985:150)
menyatakan bahwa “Semangat kerja merupakan suatu keadaan yang erat hubungannya
dengan aspek mental seseorang. Semangat kerja seseorang dapat memberikan
tumbuhnya tenaga maupun pikiran dalam mencapai tujuan”.
Masalah semangat kerja bukanlah tumbul begitu saja atau timbul secara
sembarangan. Semangat kerja itu timbul diantaranya dengan memberikan rasa
kepuasan kerja, lingkungan kerja yang kondusif serta bagaimana proses kepemimpinan
yang sesuai sasaran.
Selanjutnya Keith Davis (1962:130) memberikan pengertian “Semangat kerja
berarti sikap individu dan kelompok terhadap seluruh lingkungan kerja dan terhadap
kerjasama dengan orang lain secara maksimal sesuai dengan kepentingan yang paling
baik bagi perusahaan.

Full Text:

PDF

References


As’ad, M. 2004. Seri Ilmu Sumber Daya manusia Psikologi Industri. Yogyakarta :Liberty.

Davis. and Newstorm, J. W., 1985. Human Berhavior ar Work Organizational Behavior,

Edisi Ketujuh, Jilid I, Terjemahan oleh Agus Dharma, Jakarta : Erlangga.

Handoko, T. H., 1998. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Edisi IX,

Yogyakarta: BPFE.

Hoy, W.K & Miskel, C. Cr. 2001. Educational Administration : Theory, Research and

Practise. New York: Random Home.

Luthans, F., 1995, Organizational Behaviour, Edisi VII, NewYork: Mc Graw Hill, Inc.

Mangkunegara, P. A., 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Cetakan

ketiga, Bandung: PT. Bumi Angkasa.

Martoyo, S., 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi I, Cetakan Kesembilan,

Jakarta: PT. Bumi Angkasa.

Robbins, SP., 2001. Organizational Behaviour. Terjemahan oleh Hadyana Pujaatmaka.

Jilid II, Edisi Bahasa Indonesia. Jakarta, PT. Prenhallindo.

Singarimbun, M & Sofyan Effendi (eds), 1989. Metode Penelitian Survey. Jakarta: LP3 ES.

Siswanto, B., 1997. Manajemen Tenaga Kerja. Jakarta: Kanisius.

Umar, H. 2003. Metode Reset Perilaku Organisasi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Wahjosumidjo. 2007. Kepemimpinan Pimpinan: Tinjauan Teoritik Dan Permasalahannya.

Jakarta: PT. Grafindo Persada.

Wexley, K. N. & Yukl, A. G. 1992. Perilaku Organisasi Dan Psikologi Personalia. Jakarta: PT.

Bina Aksara.

Yukl, G. 1998. Kepemimpinan dalam Organisasi. Terjemahan: Yusuf Udaya. Jakarta:

Prenhallindo.

Zainun, B. 1979. Manajemen dan Motifasi. Jakarta: Balai Pustaka. Jurnal Ekonomi Bisnis.

Tahun 9 nomor 1, April 2004. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang.

Nitisemito, Alex S. 2000. Manajemen Personalia. Manajemen Sumber Daya Manusia.

Jakarta, Ghalia Indonesia.

Santoso, Singgih. 2001. Buku Latihan SPSS Statistik Parametrik. PT. Elex Media

Komputindo. Jakarta.

Supranto, Joseph. 2001. Ekonometrik. Edisi revisi. Jakarta: Rineka Cipta.




di Publikasikan pada Kampus UMAHA